BELITUNG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Muhtar atau yang akrab disapa H. Tare, turun langsung menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses Masa Sidang III Tahun Sidang II 2026 di Desa Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (12/9/2026).

Dalam reses tersebut, berbagai aspirasi masyarakat mengemuka, terutama terkait persoalan yang dihadapi nelayan, pengembangan UMKM, hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur kawasan pesisir.

H. Muhtar menyampaikan bahwa reses merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab anggota DPRD untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga, serta memperjuangkannya melalui lembaga legislatif.

“Reses ini hukumnya wajib bagi kami sebagai anggota DPRD. Melalui kegiatan ini kami bisa menampung aspirasi masyarakat, terutama dari para nelayan dan pelaku UMKM, untuk kemudian menjadi bahan perjuangan di DPRD,” ujar H. Muhtar.

Dalam dialog bersama masyarakat, salah satu aspirasi yang disampaikan warga yakni terkait pembangunan dan pemeliharaan talud di kawasan pesisir Pantai Tanjung Pendam. Masyarakat berharap adanya perhatian terhadap kondisi talud yang dinilai sudah lama belum mendapatkan pemeliharaan secara optimal.

Warga menyebut persoalan tersebut telah dirasakan sejak lama dan berharap dapat segera mendapat solusi agar kawasan pesisir tetap terjaga dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, para pelaku UMKM juga menyampaikan kendala terkait pemasaran produk. Mereka berharap adanya dukungan dan strategi yang lebih baik agar produk lokal masyarakat dapat semakin dikenal dan memiliki daya saing.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Muhtar menegaskan bahwa Bangka Belitung, khususnya Kabupaten Belitung, memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal, baik dari sektor kelautan, pariwisata maupun UMKM.

Menurutnya, masyarakat Belitung memiliki peluang besar untuk berkembang dengan memanfaatkan potensi daerah yang dimiliki dan tidak hanya bergantung pada satu sektor ekonomi.

“Belitung memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Potensi alam yang luar biasa ini harus kita jaga dan manfaatkan secara bijaksana agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

H. Muhtar yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh Presidium Bangka Belitung itu menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses akan menjadi catatan penting dan akan diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Setiap aspirasi masyarakat akan kami bawa dan perjuangkan. Inilah fungsi DPRD, hadir mendengarkan masyarakat dan memastikan suara mereka menjadi perhatian dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.