Belitung – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta, bersama Anggota DPRD Babel, Mulyadi melakukan kunjungan kerja ke PT Pelabuhan Tanjong Batu Belitung guna memperkuat peran strategis kepelabuhanan daerah.

Kunjungan tersebut difokuskan pada upaya mendorong optimalisasi peran Badan Usaha Pelabuhan (BUP) agar benar-benar dapat berfungsi sebagai operator keseluruhan kawasan Tanjong Batu. Penguatan ini mencakup aspek operasional, tata kelola, dasar hukum, hingga koordinasi kelembagaan lintas pihak.

Seluruh pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat bahwa keberadaan BUP harus mampu menjadi motor penggerak pengelolaan pelabuhan secara profesional dan terintegrasi. Dengan demikian, pengelolaan Pelabuhan Tanjong Batu diharapkan semakin efektif dan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan bahwa dalam waktu dekat, Badan Usaha Operator (BUO) akan menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) perdana dengan nilai sekitar Rp400 juta. Capaian ini menjadi momentum penting karena menunjukkan bahwa pengelolaan pelabuhan tidak hanya bergerak pada tataran perencanaan, tetapi sudah mulai memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

Rencana penyetoran PAD perdana tersebut mendapat apresiasi positif dari Wakil Bupati Belitung serta DPRD Babel. Mereka menilai langkah ini sebagai bukti keseriusan dalam membangun kemandirian sektor kepelabuhanan daerah.

Edi Nasapta memandang capaian tersebut sebagai langkah awal yang strategis untuk memperkuat kemandirian pengelolaan pelabuhan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah secara berkelanjutan.

“Kita ingin pelabuhan ini benar-benar dikelola secara optimal oleh badan usaha daerah, dengan tata kelola yang kuat dan dasar hukum yang jelas. Jika ini berjalan baik, maka kontribusinya terhadap PAD akan terus meningkat,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan badan usaha pelabuhan, diharapkan Pelabuhan Tanjong Batu dapat berkembang menjadi simpul logistik yang kompetitif serta menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi di Kabupaten Belitung dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara keseluruhan.