BANGKA SELATAN — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yogi Maulana menggelar kegiatan reses di Desa Bedengung, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (15/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang selama ini dihadapi di lingkungan mereka.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah usulan dan keluhan disampaikan, terutama terkait kondisi infrastruktur desa. Mulai dari kebutuhan pelebaran jalan, pemasangan lampu penerangan jalan, penambalan jalan rusak, hingga perbaikan siring yang mengalami kerusakan di beberapa titik.
Selain itu, masyarakat juga menyoroti pemasangan kabel jaringan internet seperti Indihome yang dilakukan tanpa koordinasi dan izin yang jelas. Warga mengeluhkan pemasangan kabel tersebut menyebabkan kerusakan pada siring jalan bahkan pagar rumah masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yogi Maulana menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan melalui jalur legislatif maupun koordinasi dengan pihak terkait.
“Kegiatan reses ini memang menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat. Tadi banyak aspirasi yang disampaikan warga Desa Bedengung, terutama soal infrastruktur jalan, penerangan, hingga persoalan pemasangan kabel jaringan yang dinilai merugikan masyarakat,” ujar Yogi.
Ia mengatakan, persoalan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan aktivitas dan kenyamanan masyarakat sehari-hari.
“Jalan yang rusak dan minim penerangan tentu berdampak terhadap keselamatan dan mobilitas warga. Begitu juga siring yang rusak harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan persoalan baru, terutama saat musim hujan,” katanya.
Terkait keluhan pemasangan kabel yang disebut dilakukan tanpa izin, Yogi meminta agar pihak penyedia layanan maupun instansi terkait dapat lebih memperhatikan aturan dan dampak terhadap lingkungan masyarakat.
“Pembangunan jaringan telekomunikasi memang penting, tetapi pelaksanaannya juga harus tertib dan tidak merugikan warga. Jangan sampai pemasangan kabel justru merusak fasilitas umum maupun properti masyarakat. Ini akan kami koordinasikan dengan pihak terkait agar ada penataan yang lebih baik,” tegasnya.
Yogi menambahkan, hasil reses tersebut nantinya akan dibawa dalam pembahasan dan pengusulan program pembangunan agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sesuai kebutuhan masyarakat di Desa Bedengung.