PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Monica Haprinda, S.IP, M.Si, melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun sidang I di SMA Negeri 4 Pangkalpinang, Jumat (19/9/2025) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan reses ini turut dihadiri perwakilan Biro Kesra Babel, Dinas Pendidikan Babel, Kepala Sekolah, Komite, guru, serta siswa-siswi SMA Negeri 4 Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Monica Haprinda menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak sekolah yang telah menyambut baik pelaksanaan reses tersebut. Ia menegaskan bahwa meskipun dirinya berada di Komisi I DPRD Babel yang membidangi pemerintahan dan keamanan, namun ia ingin mendengar langsung aspirasi dari pelajar dan tenaga pendidik.

“Biasanya sekolah dikunjungi oleh anggota dewan dari Komisi IV yang membidangi pendidikan. Tetapi kali ini saya ingin mendengar langsung aspirasi dari adik-adik dan para guru. Karena SMA merupakan kewenangan provinsi, maka penting bagi kami memperjuangkan masukan yang ada di lapangan,” ujar Monica.

Monica juga selaku Anggota DPRD Provinsi  Komisi I mengingatkan siswa kelas XII untuk memanfaatkan berbagai informasi terkait program beasiswa yang disampaikan oleh Biro Kesra. Menurutnya, tidak semua sekolah mendapat kesempatan mendapatkan informasi langsung dari pemerintah provinsi.

Sementara itu, perwakilan Cabang Dinas Wilayah I Dinas Pendidikan Babel, Wahyudi Irawan, dalam arahannya menekankan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak instan.

“Pendidikan itu olah otak, olah rasa, dan olahraga untuk menghasilkan karsa. Didiklah anak-anak dengan hati, tegas tapi tidak kejam, agar lahir generasi berkarakter,” ungkap Wahyudi selaku kacabdin 1 (pangkalpinang dan bangka tengah )

Ia juga menyoroti persoalan penerimaan siswa baru (PPDB) di Pangkalpinang. Menurutnya, daya tampung SMA/SMK negeri dan swasta sebenarnya sudah mencukupi, bahkan melebihi kebutuhan. Namun, persoalan muncul karena sebagian besar calon siswa lebih memilih sekolah negeri.

Selain itu, perwakilan Biro Kesra Babel juga menyampaikan informasi tentang berbagai bentuk bantuan sosial, termasuk bantuan pendidikan, kesehatan, serta dukungan pembangunan rumah ibadah.

Kegiatan reses ditutup dengan sesi dialog, di mana para guru maupun siswa berkesempatan menyampaikan aspirasi, masukan, serta permasalahan yang dihadapi di lingkungan sekolah.